PEMBERDAYAAN SEKTOR INFORMAL : STUDI TENTANG PENGELOLAAN PEDAGANG KAKI LIMA DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENERIMAAN PAD DI KOTA MANADO
Tanggal: 26 Jan 2006
Laporan: FRANSISKA. R. KOROMPIS
 
Penelitian ini bertolak dari hasil pengamatan yang mengindikasikan bahwa realisasi penerimaan PAD Kota Manado dari sisi retribusi yang dibayarkan oleh pedagang kaki lima belum mencapai target yang ditetapkan. Kondisi ini diduga dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya implementasi pemberdayaan sektor informl, khususnya PKL yang belum merata, sehingga pengelolaan sektor informal belum dilakukan secara efektif yang berdampak pada masih relatif rendahnya tingkat pendapatan/profit usaha PKL itu sendiri. Dengan demikian, penelitian ini ingin menjawab beberapa permasalahan sekaligus bertujuan untuk (1). Menganalisis pengaruh pengelolaan pedagang kaki lima, seperti pemberian pendidikan dan latihan (pelatihan), bantuan modal dan cara-cara mengolah usaha terhadap tingkat pendapatan atau profit usaha mereka; (2). Untuk menganalisis kontribusi pendapatan atau penghasilan (profit usaha) pedagang kaki lima terhadap penerimaan Pendapatan Asli Daerah di Kota Manado; (3). Untuk menganalisis pula perbedaan tingkat pendapatan (profit usaha) antara kelompok pedagang kaki lima yang memperoleh bantuan modal dengan kelompok pedagang kaki lima yang menggunakan modal sendiri.

Oleh:
FRANSISKA. R. KOROMPIS
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS SAM RATULANGI
M A N A D O
2 0 0 5

Cover
Kata Pengantar
M o t t o
Daftar Isi

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pembangunan tidak lain merupakan suatu proses perubahan yang berlangsung secara sadar, terencana dan berkelanjutan dengan sasaran utamanya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan hidup manusia atau masyarakat suatu bangsa. Ini berarti bahwa pembangunan senantiasa beranjak dari suatu keadaan atau kondisi kehidupan yang kurang baik menuju suatu kehidupan yang lebih baik dalam rangka mencapai tujuan nasional suatu bangsa (Tjokroamidjojo & Mustopadidjaya, 1988; Siagian, 1985).
B. Perumusan Masalah
C. Tujuan Dan Manfaat Penelitian

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
A. Konsep Pemberdayaan
Pemberdayaan masyarakat sebagai sebuah strategi, sekarang telah banyak diterima, bahkan telah berkembang dalam berbagai literatur di dunia barat. Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pembangunan Sosial di Kopenhagen Tahun 1992 juga telah memuatnya dalam berbagai kesepakatannya. Namun, upaya mewujudkannya dalam praktik pembangunan tidak selalu berjalan mulus.
B. Pedagang Kaki Lima Sebagai Bagian Dari Usaha Kecil Di Sektor Informal
C. Konsep Pendapatan/Keuntungan (provitability)
D. Konsep Pendapatan Asli Daerah
E. Kerangka Pemikiran Teoritis
F. Hipotesis

BAB III METODE PENELITIAN
A. Variabel Penelitian Dan Definisi Operasional
Variabel yang diteliti dibedakan kedalam dua kategori, yaitu (1) variabel bebas atau independent variable (variabel berpengaruh) adalah Pemberdayaan Sektor Informal (pedagang kaki lima) terdiri dari tiga sub-variabel yang selanjutnya disebut sebagai variabel-variabel bebas, masing-masing : Pemberian pendidikan dan latihan (pelatihan) sebagai variabel bebas satu (X1); bantuan modal sebagai variabel bebas dua (X2); Cara-cara mengolah usaha sebagai variabel bebas tiga (X3) dan tingkat pendapatan atau profit usaha pedagang kaki lima sebagai variabel bebas empat (X4). (2) Variabel tak bebas, yaitu penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi yang diberi simbul Y.
B. Desain Penelitian

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
A.Deskripsi Obyek Penelitian
Letak dan Keadaan Geografis Kota Manado
Kota Manado terletak diujung utara Pulau Sulawesi. Secara geografis kota Manado terletak antara 103010.40 Lintang Utara dan 1240.401260.50 Bujur Timur. Sebagai suatu wilayah administratif pemerintahan, kota Manado berbatasan :
Sebelah Utara dengan Kecamatan Wori (Kabupaten Minahasa Utara) dan Teluk Mana;
Sebelah Timur, berbatasan dengan Kecamatan Dimembe;
Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Pineleng;
Sebelah Barat, berbatasan dengan Teluk Manado/Lauat Sulawesi.
B. Hasil Analisis Statistik
C. Pembahasan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil-hasil analisis data dan uraian-uraian sebelumnya, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan, antara lain :
Rata-rata penerimaan PAD dari sisi retribusi pasar, restribusi kebersihan dan lainnya yang dibayarkan oleh pedagang kaki lima setiap bulan sebesar 77.708 rupiah per PKL. Angka ini hanya berkisar 51,51% dari target yang ditetapkan dan diprediksikan setiap bulan, di mana pmerintah kota Manado akan dapat menyerap dana retribusi dari seluruh PKL di Kota Manado sebesar 175 juta rupiah rata-rata per bulan dengan asumsi 5000 rupiah per PKL per hari.
B. Saran

LAMPIRAN 1
LAMPIRAN 2
LAMPIRAN 3
LAMPIRAN 4
 
 
   
 
>> ANALISIS SIKAP IKLIM ORGANISASI, ETOS KERJA DAN DISIPLIN KERJA DALAM MENENTUKAN EFEKTIVITAS KINERJA ORGANISASI DI GARNISUN TETAP III SURABAYA
>> PENGARUH TINGKAT KECERDASAN EMOSI DAN SIKAP PADA BUDAYA ORGANISASI TERHADAP ORGANIZATIONAL CIIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) PEGAWAI PT (PERSERO) PELABUHAN INDONESIA III
>> PENGEMBANGAN MODEL PELAYANAN HAJI DEPARTEMEN AGAMA BERDASARKAN PRINSIP REINVENTING GOVERNMENT YANG BERORIENTASI PADA PELANGGAN DI KABUPATEN GRESIK
>> PENGARUH KEJELASAN PERAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP EFEKTIFITAS PELAKSANAAN TUGAS JABATAN KEPALA SUB BAGIAN DI LINGKUNGAN SEKRETARIAT DAERAH PROPINSI JAWA TIMUR
>> KEPEMIMPINAN DAN LAPISAN TENGGER DI DAERAH BROMO (STUDI TENTANG KOMPETENSI KEPEMIMPINAN TRADISIONAL DAN PEMERINTAHAN DESA NGADISARI KECAMATAN SUKAPURA KABUPATEN PROBOLINGGO)
>> PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI DAN JOB INSECURITY KARYAWAN TERHADAP INTENSI TURNOVER
>> PENGARUH RESISTENSI PERUBAHAN DAN KECERDASAN EMOSI DOSEN TERHADAP SIKAP DOSEN MENGENAI PERUBAHAN ITS DARI PTN MENUJU PT BHMN
>> ANALISIS PENGARUH KEPEMILIKAN SAHAM PERUSAHAAN BAGI KARYAWAN TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI DI PT TELKOM TBK KANTOR DIVRE V (BIDANG PERFORMANSI DAN SUMBER DAYA MANUSIA) SURABAYA
>> PENGEMBANGAN MODEL PEMBINAAN ANAK JALANAN MELALUI RUMAH SINGGAH DI JAWA TIMUR
>> ANALISIS TERHADAP KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DALAM BIROKRASI PEMERINTAHAN (Studi Terhadap Kepemimpinan Perempuan di Kabupaten Tuban Jawa Timur)
>> PENGEMBANGAN MODEL PENILAIAN KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA KANTOR BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DAN DINAS DI LINGKUP PERTANIAN KABUPATEN SAMPANG
>> ANALISIS HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN FAKTOR KETURUNAN DAN GAJI YANG DITERIMA OLEH TENAGA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN LUMAJANG
>> PENGARUH PENGGUNAAN PERALATAN KIT IPA DALAM PEMBELAJARAN IPA TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA SISWA SD NEGERI DI KECAMATAN PURWOREJO KOTA PASURUAN JAWA TIMUR
>> PENGARUH PROGRAM BUSINESS DEVELOPMENT SERVICES (BDS) TERHADAP KINERJA PENGELOLA USAHA KECIL MENENGAH (UKM) DI JAWA TIMUR
>> PENGENDALIAN HAMA BELALANG KEMBARA (Locusta migratoria) DENGAN MENGGUNAKAN GELOMBANG ULTRASONIK DI KALIMANTAN BARAT
  
 
 


DRadio 103.4 FM Online

Home | Profil | Kontak Kami | Buku Tamu
Redaksi Damandiri : redaksi@damandiri.or.id
Copyright © 2003 Damandiri.or.id
designed by Gemari Online
Streaming Radio DFM Jakarta

Gemari Online