PENDEKATAN AKUSTIK DALAM STUDI TINGKAH LAKU IKAN PADA PROSES PENANGKAPAN DENGAN ALAT BANTU CAHAYA (THE ACOUSTIC APPROACH TO FISH BEHAVIOUR STUDY IN CAPTURE PROCESS WITH LIGHT ATTRACTION)
Tanggal: 24 Mar 2006
Laporan: MUHAMMAD SULAIMAN
 
Dewasa ini penerapan metode akustik melalui peralatan sonar atau echo-sounder yang dapat digunakan untuk studi tingkah laku ikan (migrasi vertikal dan horizontal), kecepatan renang, respon ikan terhadap stimuli dan Iain-lain. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pola tingkah laku ikan hubungannya dengan pengoperasian alat tangkap yang menggunakan cahaya lampu. Secara khusus penelitian ini bertujuan : (1) Menganalisis pola distribusi ikan di sekitar pencahayaan sebelum dan setelah proses penangkapan, (2) Menganalisis pola kedatangan ikan di sekitar pencahayaan, (3) Menganalisis tingkah laku pergerakan ikan di sekitar sumber cahaya.
Penelitian dilakukan di perairan Kabupaten Barru - Selat Makassar, Sulawesi Selatan. Lokasi pengamatan terletak pada posisi 4 19 19,9 LS-119 16 201 BT, dan bagan rambo dioperasikan pada kedalaman 70 m dengan jarak dari pantai Barru 20 mil laut. Pengamatan lapang dilakukan selama 12 trip mulai dari bulan April sampai Mei 2005. Pendekatan akustik untuk mengamati tingkah laku ikan dilakukan dengan menggunakan side scan sonar colour.

MUHAMMAD SULAIMAN
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2006

Sampul Depan
Prasyarat Gelar
DAFTAR ISI
Prakata
Ringkasan
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR LAMPIRAN


BAB 1 PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Metode penangkapan ikan dengan menggunakan cahaya sudah sejak lama diketahui sebagai perlakuan yang efektif untuk tujuan penangkapan ikan tunggal maupun berkelompok (Ben-Yami, 1987). Metode penangkapan ini digunakan untuk menangkap ikan pelagis dengan menggunakan alat tangkap seperti surrounding net (purse seine dan lampara), stationary dan movable lifnets {stick held dipnets di Jepang), dan pancing.
1.2 Rumusan Masalah
1.3 Tujuan Penelitian
1.4 Manfaat Penelitian
1.5 Hipotesis
1.6 Kerangka Teori

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Sejarah Penggunaan Cahaya pada Penangkapan Ikan
Pada mulanya penggunaan lampu untuk penangkapan masih terbatas pada daerah-daerah tertentu dan umumnya dilakukan hanya di tepi-tepi pantai dengan menggunakan jaring pantai (beach seine), serok (scoop net} dan pancing (hand line}. Pada tahun 1953 perkembangan penggunaan lampu untuk tujuan penangkapan ikan tumbuh dengan pesat bersamaan dengan perkembangan bagan (jaring angkat, lift net} untuk penangkapan ikan. Saat ini pemanfaatan lampu tidak hanya terbatas pada daerah pantai, tetapi juga dilakukan pada daerah lepas pantai yang penggunaannya disesuaikan dengan keadaan perairan seperti alat tangkap payang, purse seine dan sebagainya.
2.2 Alat Tangkap Bagan Rambo
2.3 Proses Penangkapan dan Tingkah Laku Ikan
2.4 Peranan Cahaya dan Sifat-sifatnya Dalam Air
2.5 Teknik Hidroakustik untuk Pendeteksian Tingkah Laku Ikan

BAB 3 KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS PENELITIAN
3.1 Waktu dan Tempat Penelitian
Pengamatan tingkah laku ikan pada proses penangkapan ikan dengan alat bantu cahaya dilakukan di perairan Kabupaten Barru - Selat Makassar, Sulawesi Selatan. Lokasi pengamatan terletak pada posisi 4 19 19,9 LS- 119 16 201 BT. Selat Makassar khususnya perairan Kabupaten Barru merupakan salah satu daerah penangkapan ikan bagan rambo (Gambar 3). Pengamatan tingkah laku ikan di salah satu bagan rambo milik nelayan. Bagan rambo dioperasikan pada kedalaman 70 meter dengan jarak dari pantai Barru 20 mil laut. Pengamatan lapang dilakukan selama 12 trip mulai dari bulan April sampai Mei 2005.
3.2 Bahandan Alat
3.2.1 Bahan untuk simpan data
3.2.2 Baganrambo
3.2.3 Kapal pengamatan (platform observer)t
3.3 Pengamatan, Pengukuran dan Pengumpulan Data
3.3.1 Pengamatan proses penangkapan
3.3.2 Pengukuran iluminasi cahayabawah air
3.3.3 Pengukuran profil dasar perairan
3.3.4 Pengamatan tingkah laku ikan
3.3.5 Pengamatan beberapa faktor oseanografi
3.4 Metode Analisis Data
3.4.1 Proses penangkapan
3.4.2 Distribusi iluminasi cahayabawah air
3.4.3 Pola tingkah laku ikan
3.4.4 Komposisi jenis hasil tangkapan

BAB 4 HASIL
4 HASIL
4.1 Analisis Proses Penangkapan
Pengoperasian satu unit bagan rambo membutuhkan minimal 16 orang anak buah kapal (ABK) yang dipimpin oleh seorang juragan laut atau disebut dengan punggawa laut. Juragan laut memimpin dan bertanggung jawab penuh terhadap seluruh operasi penangkapan ikan yang dilakukan. Tugas masing-masing ABK pada saat operasi dibagi atas : 1 orang mengatur pencahayaan lampu, 1 orang mengatur tali jangkar pada saat hauling, 2 orang bertugas mengangkut hasil tangkapan dan 12 orang bertugas memutar roller dan menggiring ikan pada salah satu sisi bagan yang berfungsi sebagai kantong.

4.2 Distribusi Iluminasi Cahaya Bawah Air
4.3 Profil Dasar Perairan Fishing Ground
4.4 Pola Tingkah Laku Ikan pada Bagan Rambo
4.1
4.4.1 Pola kedatangan ikan
4.4.2 Pola penyebaran ikan di sekitar pencahayaan
4.4.3 Pola penyebaran ikan pada saat hauling
4.4.4 Pola pergerakan ikan di sekitar pencahayaan
4.5 Hasil Tangkapan
4.5.1 Jenis ikan yang tertangkap selama penelitian
4.5.2 Komposisi jenis hasil tangkapan
4.5.3 Hubungan antara hasil tangkapan dengan waktu hauling

BAB 5 PEMBAHASAN
5.1 Proses Penangkapan pada Bagan Rambo
Dalam pengoperasiannya, bagan rambo menggunakan cahaya untuk menarik dan mengumpulkan ikan pada catchable area. Penggunaan cahaya buatan yang berkapasitas besar (sekitar 20 kW) memungkinkan bagan rambo dapat dioperasikan pada saat bulan terang. Daya tembus dari cahaya mercuri pada kedalaman 25 m iluminasi cahaya mencapai 0,0585 lux dan secara horizontal pada jarak 50 m iluminasi cahaya mencapai 0,5 lux. Pengoperasian bagan rambo pada saat bulan terang memungkinkan karena kekuatan cahaya yang digunakan besar sehingga penetrasi cahaya yang masuk ke dalam perairan secara vertikal akan lebih dalam dan secara horisontal masih dapat menarik kawanan ikan pada jarak yang jauh. Dengan demikian bagan rambo terogolong alat yang efektif karena dapat digunakan walaupun pada saat bulan terang.
5.2 Analisis Tingkah Laku Ikan pada Bagan Rambo
5.2.1 Proses tertangkapnya ikan pada bagan rambo
5.2.2 Pola kedatangan ikan di catchable area
5.2.3 Pola penyebaran ikan di sekitar pencahayaan
5.2.4 Pola penyebaran ikan pada saat hauling
5.2.5 Pola pergerakan ikan di sekitar pencahayaan
5.3 Analisis Hasil Tangkapan
5.4Perbaikan Teknik dan Metode pada Bagan Rambo pada Saat ini

6 KESIMUPULAN DAN SARAN
6.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pengamatan tingkah laku ikan di perairan Barru Selat Makassar, maka dapat disimpulkan :
1. Pola distribusi kawanan ikan teri berada di permukaan dekat sumber pencahayaan dan pola distribusi kawanan ikan kembung, dan tembang di sekitar sumber pencahayaan. Pola penyebaran ikan teri, kembung dan tembang membentuk seperti bola dan pola penyebaran ikan layang seperti pita. Pola pergerakan ikan teri dan layang di sekitar pencahayaan bergerak berputar (melingkar) secara teratur teratur.
6.2 Saran

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN 1a
LAMPIRAN 1b
LAMPIRAN 2
LAMPIRAN 3
LAMPIRAN 4


DAFTAR TABEL
1 Dimensi bagan rambo, perahu observer dan perahu pengangkut yang digunakan selama penelitian
2 Spesifikasi bagan rambo yang digunakan selama penelitian
3 Waktu yang dibutuhkan pada masing-masing aktifitas operasi bagan rambo di Selat Makassar
4 Hasil pengukuran intensitas (lux) bawah air bagan rambo
5 Jenis, jumlah dan persentase hasil tangkapan sebelum tengah malam, tengah malam dan setelah tengah malam

DAFTAR GAMBAR
1 Bagan alir kerangka pemikiran masalah
2 Jenis formasi ikan sardine di pantai False Afrika Selatan (Midsunet al, 2003)
3 Peta lokasi pengmatan di perairan Barru Sealat Makassar
4 Dimensi bagan rambo yang digunakan selama penelitian
5 Bahan dan peralatan yang digunakan selama penelitian
6 Posisi peralatan di atas bagan dan platform observer selama penelitian
7 Bagan dan platform observer yang digunakan selama penelitian
8 Ilustrasi pengukuran intensitas cahaya bawah air lampu mercury di bagan rambo
9 Alur pelayaran akustik data profil dasar perairan
10 Diagram alir pengambilan data sampai proses data
11 Proses operasi penangkapan ikan pada bagan ambo
12 Ilustrasi metode pengoperasian bagan rambo
13 Distribusi iluminasi cahaya pada bagan rambo yang menggunakan lampu mercuri
14 Hasil estimasi iluminasi cahaya pada jarak 5 m, 10 m, 20 m, 30 m dari perahu bagan rambo yang menggunakan lampu mercuri
15 Pola pergerakan ikan pada awal setting pertama
16 Pola pergerakan ikan pada awal setting kedua
17 Pola pergerakan ikan pada awal setting ketiga
18 Pola penyebaran ikan pada saat lampu masih dinyalakan semua
19 Pola pergerakan ikan setelah lampu terluar bagan dipadamkan
20 Contoh observasi pola pergerakan gerombolan ikan setelah lampu luar bagan dipadamkan
21 Pola penyebaran ikan sesaat sebelum hanya lampu fokus yang menyala
22 Pola penyebaran ikan pada saat hauling pertama trip 1
23 Pola penyebaran ikan pada saat hauling ketiga trip VI
24 Pola penyebaran ikan pada saat hauling kedua trip IV
25 Tampilan sonar yang memperlihatkan pola pergerakan gerombolan ikan, posisi dan indikasi waktu
26 Contoh observasi pola pergerakan gerombolan ikan dengan menggnakan side scan sonar colour pada tanggal 27 April 2005 puku!01:30:12-01:36:52WITA
27 Pola pergerakan ikan-ikan kecil di sekitar lampu fokus
28 Pola pergerakan ikan teri di sekitar lampu fokus yang cenderung berputar ke kanan searah jarum jam
29 Pola pergerakan ikan layang di sekitar pencahayaan yang cenderung berputar ke kanan searah j arum jam
30 Pola pergerakan maju mundur cumi-cumi di sekitar pencahayaan
31 Komposisi hasil tangkapan selama penelitian
32 Distribusi rata-rata hasil tangkapan bagan rambo selama penelitian
33 Perbandingan antara hasil tangkapan sebelum tengah malam dan setelah tengah malam selama penelitian
3 4 Modifikasi bagan rambo dengan menggunakan selubung apung

DAFTAR LAMPIRAN
Halaman
1 Berbgai kondisi bagan Rambo di perairan
2 Profil dasar perairan lokasi penelitian di perairan Kabupaten Barru Selat Makassar
3 Profil dasar perairan (3 dimensi) lokasi penelitian
4 Jumlah hasil tangkapan menurut waktu hauling
5 Hasil pengukuran data oceanografi dan hasil tangkapan selama penelitian
 
 
   
 
>> ANALISIS DIMENSI PENILAIAN PRESTASI KERJA KARYAWAN BANK SYARIAH MANDIRI DI WILAYAH JAWA TIMUR
>> PEMBERDAYAAN SEKTOR INFORMAL : STUDI TENTANG PENGELOLAAN PEDAGANG KAKI LIMA DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENERIMAAN PAD DI KOTA MANADO
>> ANALISIS SIKAP IKLIM ORGANISASI, ETOS KERJA DAN DISIPLIN KERJA DALAM MENENTUKAN EFEKTIVITAS KINERJA ORGANISASI DI GARNISUN TETAP III SURABAYA
>> PENGARUH TINGKAT KECERDASAN EMOSI DAN SIKAP PADA BUDAYA ORGANISASI TERHADAP ORGANIZATIONAL CIIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) PEGAWAI PT (PERSERO) PELABUHAN INDONESIA III
>> PENGEMBANGAN MODEL PELAYANAN HAJI DEPARTEMEN AGAMA BERDASARKAN PRINSIP REINVENTING GOVERNMENT YANG BERORIENTASI PADA PELANGGAN DI KABUPATEN GRESIK
>> PENGARUH KEJELASAN PERAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP EFEKTIFITAS PELAKSANAAN TUGAS JABATAN KEPALA SUB BAGIAN DI LINGKUNGAN SEKRETARIAT DAERAH PROPINSI JAWA TIMUR
>> KEPEMIMPINAN DAN LAPISAN TENGGER DI DAERAH BROMO (STUDI TENTANG KOMPETENSI KEPEMIMPINAN TRADISIONAL DAN PEMERINTAHAN DESA NGADISARI KECAMATAN SUKAPURA KABUPATEN PROBOLINGGO)
>> PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI DAN JOB INSECURITY KARYAWAN TERHADAP INTENSI TURNOVER
>> PENGARUH RESISTENSI PERUBAHAN DAN KECERDASAN EMOSI DOSEN TERHADAP SIKAP DOSEN MENGENAI PERUBAHAN ITS DARI PTN MENUJU PT BHMN
>> ANALISIS PENGARUH KEPEMILIKAN SAHAM PERUSAHAAN BAGI KARYAWAN TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI DI PT TELKOM TBK KANTOR DIVRE V (BIDANG PERFORMANSI DAN SUMBER DAYA MANUSIA) SURABAYA
>> PENGEMBANGAN MODEL PEMBINAAN ANAK JALANAN MELALUI RUMAH SINGGAH DI JAWA TIMUR
>> ANALISIS TERHADAP KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DALAM BIROKRASI PEMERINTAHAN (Studi Terhadap Kepemimpinan Perempuan di Kabupaten Tuban Jawa Timur)
>> PENGEMBANGAN MODEL PENILAIAN KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA KANTOR BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DAN DINAS DI LINGKUP PERTANIAN KABUPATEN SAMPANG
>> ANALISIS HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN FAKTOR KETURUNAN DAN GAJI YANG DITERIMA OLEH TENAGA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN LUMAJANG
>> PENGARUH PENGGUNAAN PERALATAN KIT IPA DALAM PEMBELAJARAN IPA TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA SISWA SD NEGERI DI KECAMATAN PURWOREJO KOTA PASURUAN JAWA TIMUR
  
 
 




Home | Profil | Kontak Kami | Buku Tamu
Redaksi Damandiri : redaksi@damandiri.or.id
Copyright © 2003 Damandiri.or.id
designed by Gemari Online
Streaming Radio DFM Jakarta

Gemari Online