FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMANDIRIAN ORANG LANJUT USIA (Studi Kasus di Kelurahan Jambangan)
Tanggal: 24 Mar 2006
Laporan: RATNA SUHARTINI
 
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari apakah faktor kesehatan, ekonomi dan kondisi sosial berpengaruh terhadap kemandirian orang lanjut usia? Dan Faktor yang manakah yang berpengaruh secara dominan terhadap kemandirian orang lanjut usia ?. Penelitian dilakukan di kelurahan Jambangan kecamatan Jambangan. Sampel dalam penelitian ini orang lanjut usia berumur 56 tahun sebanyak 104 orang. Variabel penelitian meliputi kemandirian sebagai variabel terikat, kondisi kesehatan, kondisi sosial sebagai variabel bebas. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara langsung pada masing-masing responden dengan menggunakan kuesioner. Data hasil penelitian kemudian ditampilkan dalam bentuk tabulasi silang untuk mengetahui distribusi frekwensi dan proporsi. Untuk menganalisis pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat diuji dengan menggunakan uji regresi logistik, dengan tingkat kebermaknaan p # 0,05

RATNA SUHARTINI
PROGRAM PASCA SARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2004

Sampul Depan
Prasyarat Gelar
Persetujuan
Penetapan Panitia
Penetapan Panitia
Ucapan Terima Kasih
Ringkasan
Summary
Abstract
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR LAMPIRAN

BAB 1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Penduduk Lanjut Usia merupakan bagian dari anggota keluarga dan anggota masyarakat yang semakin bertambah jumlahnya sejalan dengan peningkatan usia harapan hidup. Pada tahun 1980 penduduk lanjut usia baru berjumlah 7,7 juta jiwa atau 5,2 persen dari seluruh jumlah penduduk. Pada tahun 1990 jumlah penduduk lanjut usia meningkat menjadi 11,3 juta orang atau 8,9 persen. Jumlah ini meningkat di seluruh Indonesia menjadi 15,1 juta jiwa pada tahun 2000 atau 7,2 persen dari seluruh penduduk. Dan diperkirakan pada tahun 2020 akan menjadi 29 juta orang atau 11,4 persen. Hal ini menunjukkan bahwa penduduk lanjut usia meningkat secara konsisten dari waktu ke waktu. Angka harapan hidup penduduk Indonesia berdasarkan data Biro Pusat Statistik pada tahun 1968 adalah 45,7 tahun, pada tahun 1980 : 55.30 tahun, pada tahun 1985 : 58,19 tahun, pada tahun 1990 : 61,12 tahun, dan tahun 1995 : 60,05 tahun serta tahun 2000 : 64.05 tahun (BPS.2000)

1.2 Rumusan Masalah
1.3 Tujuan Penelitian
1.4 Manfaat Penelitian

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Lanjut Usia
Tinjauan Lanjut usia akan dikaji tentang pengertian lanjut usia dan kebutuhan-kebutuhan hidup orang lanjut usia.

2.1.1 Pengertian Lanjut Usia
2.1.2 Kebutuhan Hidup Lanjut Usia
2.2 Faktor Kesehatan
2.2.1 Kesehatan Fisik
2.2.2 Kesehatan Psikis
2.3 Faktor Ekonomi
2.3.1 Pendapatan
2.3.2 Kesempatan Kerja
2.4 Faktor Sosial
2.4.1 Sosialisasi Pada Masa Lanjut Usia
2.4.2 Tradisi di Indonesia
2.4.3 Pola Tempat Tinggal
2.4.4 Dukungan Keluarga dan Masyarakat
2.5 Kemandirian

BAB 3 KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS PENELITIAN
3.1 Kerangka Konseptual Penelitian
Hal yang lebih penting dari berlangsungnya proses menua adalah respon atau reaksi seseorang terhadap kondisi pribadinya agar mereka dapat mandiri. Seorang lanjut usia sering masuk dalam masalah-masalah kehidupan karena mereka tidak mandiri, sehingga harus dikaji secara menyeluruh beberapa faktor yang menyebabkan lanjut usia tidak mandiri, yaitu faktor kondisi kesehatan, kondisi ekonomi, dan kondisi sosial mereka. Dengan harapan setelah diketahui faktor yang menyebabkan mereka tidak dapat mandiri pemerintah, keluarga , masyarakat atau lembaga sosial lainnya dapat memberikan treatment yang sesuai yang dibutuhkan oleh mereka sehingga dapat menimbulkan semangat baru di usia senja.

3.2 Hipotesis

BAB 4 METODE PENELITIAN
4.1 Rancangan Penelitian
Rancangan penelitian yang digunakan adalah metode observasional , yaitu dengan mengadakan pengamatan langsung pada obyek yang diteliti. Sedangkan desain penelitian menggunakan desain cross sectional yaitu pengambilan data variabel bebas dan variabel terikat dilakukan pada satu waktu/bersamaan waktunya

4.2 Populasi
4.3 Variabel Penelitian
4.3.1 Kemandirian Usia Lanjut
4.3.2 Faktor Kondisi Kesehatan
4.3.3 Faktor Kondisi Ekonomi
4.3.4 Faktor Kondisi Hubungan Sosial
4.4 Instrumen Penelitian
4.4.1 Validitas Instrumen Penelitian
4.4.2 Reliabilitas Instrumen Penelitian
4.5 Waktu Penelitian
4.6 Prosedur Pengambilan/Pengumpulan Data
4.7 Teknik Analisis Data

BAB 5 ANALISIS HASIL PENELITIAN
5.1 Gambaran Umum Penelitian
Dari hasil penelitian ini diperoleh gambaran umum penelitian yang meliputi lokasi penelitian dan aktivitas orang lanjut usia di kelurahan Jambangan. Adapun hasil penelitian tersebut dapat dideskripsikan sebagai berikut :

5.1.1 Lokasi Penelitian
5.1.2 Aktivitas Lanjut Usia
5.2 Karakteristik Responden
5.2.1 Umur Responden
5.2.2 Jenis Kelamin
5.2.3 Pendidikan
5.2.4 Pekerjaan
5.2.5 Penghasilan
5.2.6 Kondisi Kesehatan
5.2.7 Kondisi Ekonomi
5.2.8 Kondisi Hubungan Sosial
5.2.9 Kemandirian
5.3. Hubungan Variabel Bebas dan Variable Terikat
5.3.1 Hubungan Variabel Kesehatan Dengan Kemandirian
5.3.2 Hubungan Variabel Kondisi Ekonomi Dengan Kemandirian
5.3.3 Hubungan Variabel Hubungan Sosial dengan Kemandirian
5.4 Analisis Regresi Logistik Berganda

BAB 6 PEMBAHASAN
Faktor-faktor yang mempengaruhi kemandirian orang lanjut usia meliputi faktor kondisi kesehatan, faktor kondisi ekonomi, dan faktor kondisi sosial. Dalam bab ini dibahas tentang karakreristik responden, hubungan antara variabel kesehatan dengan kemandirian, hubungan variabel kondisi ekonomi dengan kemandirian, hubungan variabel kondisi sosial dengan kemandirian, dan faktor-faktor yang mempengaruhi kemandirian orang lanjut usia.

6.1 Karakteristik Responden
6.2 Kondisi Fisik Responden .
6.3 Kondisi Ekonomi Responden
6.4 Kondisi Sosial Responden
6.5 Kemandirian Responden
6.6 Hubungan Kondisi Kesehatan Dengan Kemandirian
6.7 Hubungan Kondisi Ekonomi Dengan Kemandirian
6.8 Hubungan Kondisi Sosial Dengan Kemandirian
6.9 Pengaruh Kondisi Kesehatan Dengan Kemandirian

BAB 7 PENUTUP
7.1 Kesimpulan
Ada pengaruh secara signifikan faktor kesehatan terhadap kemandirian orang lanjut usia, berdasarkan hasil uji regresi logistik diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Pada kelompok mandiri sebagian besar responden mempunyai kondisi kesehatan baik 87,7%, dan pada kelompok tidak mandiri berada pada kesehatan sedang sebanyak 17 0rang. Responden yang memiliki kesehatan baik akan dapat melakukan aktivitas apapun tanpa minta pertolongan orang lain. Sedangkan responden yang tidak mandiri cenderung berada pada kondisi kesehatan sedang. Dalam melakukan aktivitas masih memerlukan bantuan orang lain.
7.2 Saran

DAFTAR PUSTAKA
 
 
   
 
>> PENDEKATAN AKUSTIK DALAM STUDI TINGKAH LAKU IKAN PADA PROSES PENANGKAPAN DENGAN ALAT BANTU CAHAYA (THE ACOUSTIC APPROACH TO FISH BEHAVIOUR STUDY IN CAPTURE PROCESS WITH LIGHT ATTRACTION)
>> ANALISIS DIMENSI PENILAIAN PRESTASI KERJA KARYAWAN BANK SYARIAH MANDIRI DI WILAYAH JAWA TIMUR
>> PEMBERDAYAAN SEKTOR INFORMAL : STUDI TENTANG PENGELOLAAN PEDAGANG KAKI LIMA DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENERIMAAN PAD DI KOTA MANADO
>> ANALISIS SIKAP IKLIM ORGANISASI, ETOS KERJA DAN DISIPLIN KERJA DALAM MENENTUKAN EFEKTIVITAS KINERJA ORGANISASI DI GARNISUN TETAP III SURABAYA
>> PENGARUH TINGKAT KECERDASAN EMOSI DAN SIKAP PADA BUDAYA ORGANISASI TERHADAP ORGANIZATIONAL CIIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) PEGAWAI PT (PERSERO) PELABUHAN INDONESIA III
>> PENGEMBANGAN MODEL PELAYANAN HAJI DEPARTEMEN AGAMA BERDASARKAN PRINSIP REINVENTING GOVERNMENT YANG BERORIENTASI PADA PELANGGAN DI KABUPATEN GRESIK
>> PENGARUH KEJELASAN PERAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP EFEKTIFITAS PELAKSANAAN TUGAS JABATAN KEPALA SUB BAGIAN DI LINGKUNGAN SEKRETARIAT DAERAH PROPINSI JAWA TIMUR
>> KEPEMIMPINAN DAN LAPISAN TENGGER DI DAERAH BROMO (STUDI TENTANG KOMPETENSI KEPEMIMPINAN TRADISIONAL DAN PEMERINTAHAN DESA NGADISARI KECAMATAN SUKAPURA KABUPATEN PROBOLINGGO)
>> PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI DAN JOB INSECURITY KARYAWAN TERHADAP INTENSI TURNOVER
>> PENGARUH RESISTENSI PERUBAHAN DAN KECERDASAN EMOSI DOSEN TERHADAP SIKAP DOSEN MENGENAI PERUBAHAN ITS DARI PTN MENUJU PT BHMN
>> ANALISIS PENGARUH KEPEMILIKAN SAHAM PERUSAHAAN BAGI KARYAWAN TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI DI PT TELKOM TBK KANTOR DIVRE V (BIDANG PERFORMANSI DAN SUMBER DAYA MANUSIA) SURABAYA
>> PENGEMBANGAN MODEL PEMBINAAN ANAK JALANAN MELALUI RUMAH SINGGAH DI JAWA TIMUR
>> ANALISIS TERHADAP KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DALAM BIROKRASI PEMERINTAHAN (Studi Terhadap Kepemimpinan Perempuan di Kabupaten Tuban Jawa Timur)
>> PENGEMBANGAN MODEL PENILAIAN KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA KANTOR BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DAN DINAS DI LINGKUP PERTANIAN KABUPATEN SAMPANG
>> ANALISIS HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN FAKTOR KETURUNAN DAN GAJI YANG DITERIMA OLEH TENAGA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN LUMAJANG
  
 
 




Home | Profil | Kontak Kami | Buku Tamu
Redaksi Damandiri : redaksi@damandiri.or.id
Copyright © 2003 Damandiri.or.id
designed by Gemari Online
Streaming Radio DFM Jakarta

Gemari Online