
Akhir-akhir ini Presiden RI, Bapak Susilo BambangYudhoyono, berulang kali menyerukan agar segera dilakukan Revitalisasi dan Pengembangan kembali Posyandu. Latar belakang seruan itu antara lain karena adanya berbagai peristiwa yang sangat memilukan di daerah pedesaan yang antara lain karena menipisnya kesiapsiagaan masyarakat untuk menangani masalah-masalah sosial yang timbul tersebut secara tuntas.
Dewan Nasional Indonesia untukKesejahteraan Sosial (DNIKS) dengan anggota-anggota yang bernaung didalamnya, BK3S dan K3S diPropinsi, Kabupaten dan Kota, serta anggota-anggota lembaga dan organisasi di berbagai wilayah, sertaYayasan Dana Sejahtera Mandiri (Damandiri) dan mitra kerjanya di seluruh Indonesia, menyambut seruan itu dengan sungguh-sungguh.
Judul Buku : Revitalisasi dan pengembangan Posyandu Mandiri (42 Halaman)
Penerbit : Yayasan Damandiri
April 2006
DAFTAR ISI
SEKAPUR SIRIH
DNIKS dengan seluruh anggotanya mencoba mengembangkan budayapeduli anakbangsa dan mengajak seluruh anggotanya untuk terjun secara langsung begabung dengan organisasi kemasyarakatan di tingkat pedesaan dan menyatu dengan masyarakat luas, meningkatkan mutu pengabdiannya dan menyatu dengan rakyat banyak mengembangkan jaringan yang siap bekerja secara profesional.
KATA SAMBUTAN
Program Perkuatan Posyandu dan PembentukanTim Adhoc Posyandu Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta. Surat Keputusan ini menjadi dasar pelaksanaan berbagai program Perkuatan Posyandu di seluruh wilayah DKUakarta, yang meliputi: Penyiapan Data Basis, Promosi, Penggalangan Kemitraan, Pelatihan, Penyiapan Sarana/ Prasarana dan Pembenahan Manajemen Operasional Posyandu. Gebyar Posyandu 27 adalah Icon Program Perkuatan Posyandu di DKIJakarta, setiap tangga!27semua Posyandu membukapelayanan secara serentak. Sasaran dari seluruh pelaksanaan program Perkuatan Posyandu tersebut adalah sekurang-kurangnya 50% Posyandu di DKI Jakarta mencapai kategori Mandiripada akhir tahun 2006.
REVITALISASI DAN PENGEMBANGAN POSYANDU MANDIRI
BAB I PENDAHULUAN
Karena arus globalisasi yang melanda dunia dewasa ini, kelucga menghadapi tantangan yang lebih dahsyat dibandingkan dengan tantangan yang dihadapi keluaga di masa lalu. Di masa depan tantangan itu akan bertambah berat karena dinamika arus globalisasi juga bertambah dahsyat.Arus globalisasi membawa nilai-nilai baru yang menarik dan merangsang masyarakat dengan kekuatan maha besar, berlangsung dengan sangat cepat dan tidak memilih sasarannya. Akibatnya sebagian anggota masyarakat yang mempunyai tingkat sosial ekonomi memadai dengan mudah bisa melakukan penyesuaian dan menikmati berbagai kemajuan yang ditimbulkan oleh perubahan sosialyang sangat dinamis tersebut.
BAB II PEMBANGUNAN KELUARGA SEJAHTERA
Apabila Posyandu mampu menghayati fungsi-fungsi tersebut, dan selanjutnya menjadikannya sebagai program untuk memberdayakan keluarga secara konsisten dan berkelanjutan, diharapkan pada akhirnya setiap keluaga bisa menjadi keluatga sejahtera.Apabila setiap keluarga bisa berkembang menjadi keluaiga yang mandiri, sejahtera dan dinamis, maka keluaga tersebut akan mampu berkembang menjadi wahana pembangunan bangsa yang tangguh dimasa depan.
BAB III LANGKAH-LANGKAH PROGRAM POSYANDU MANDIRI
Atas dasar berbagai uraian tersebutfosyandu masa depan harus secara sadar dikembangkan untuk pertama-tama menjadiwahana pembangunan yang sekaligus mengantarpemberdayaan keluaga agar mampu mengembangkan berbagaifungsi utamanya. Dengan demikian Posyandu sebagai lembaga masyarakatmempunyaiperanyangsangat penting sebagai wadah pengemblengan keluaiga di tingkatRT (Rukun Tetangga), RW (Rukun Warga), RK (Rukun Kampung) ataupedesaan, yangpada akhirnya harus bisa memberdayakan keluaga agar setiap keluarga makin mandiri.
BAB IV PENUTUP
Pokok-pokok uraian diatas memberi prioritas kepada arahan penempatan penduduk dan keluarga sebagai titik sentral pembangunan. Apabila kita tidak waspada maka kegiatan bisa saja beralih kepadafokus perhatian pada program-program Posyandu . Tidak mustahil Posyandu melupakan sasarannya, keluarga dan manusia anggotanya, yang harus menjadi perhatian utama. Kegiatannya diusahakan menjadi sangat baik, bermutu dan diikuti