
Kami seluruh pengurus Yayasan Damandiri dan Lembaga Indonesia untuk Pengembangan Manusia (LIPM) mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Yayasan, Bapak Rektor dan seluruh civitas akademika atas kesempatan yang diberikan pada saat ini. Kehormatan ini akan saya pergunakan sebaik-baiknya untuk mengajak Universitas Islam Majapahit khususnya, dan perguruan tinggi pada umumnya, mengembangkan peran baru dalam abad ke 21 menciptakan kader-kader pemimpin baru, tetap dengan bertandaskan Pancasila, dalam suasana Indonesia yang berubah, transisi demokratis yang menarik, penuh dengan tantangan. Perubahan ini memerlukan pemimpin yang sanggup mengelola perubahan dengan tugas pokok membantu pemberdayaan masyarakat, khususnya melalui pengembangan manusia profesional, bermutu, mandiri, demokratis dan berbudaya.
Judul Buku :
POKOK-POKOK PIDATO
TENTANG MEMBANGUN PEMIMPIN MASA DEPAN
YANG PEDULI TERHADAP KEMANUSIAAN (25 Halaman)
Dsampaikan Oleh: Prof DR Haryono Suyono
Pada Upacara Wisuda 2004 dan Lustrum I
Universitas Islam Majapahit (UNIMA)
Mojokerto 9 Oktober 2004
POKOK-POKOK PIDATO TENTANG MEMBANGUN PEMIMPIN MASA DEPAN YANG PEDULI TERHADAP KEMANUSIAAN
Sesuai dengan harapan itu, mahasiswa yang hari ini diwisuda
jangan dihinggapi sifat-sifat malas. llmu pengetahuan dan tehnologi
berkembang dengan kecepatan yang sangat tinggi. Karena itu dosen dan
mahasiswa harus selalu mengikuti perkernbangan ilmu pengetahuan dan tehnologi
karena kekuatan baru yang bisa memberi dukungan terhadap kemajuan orang
seorang adalah kemampuan adaptasi, kemampuan mengambil tanggung jawab,
mengembangkan visi bersarna, memberdayakan orang lain, bernegosiasi dengan hasil gemilang, dan mengontrol tingkah laku peri kehidupan. Ilmu pengetahuan adalah kekuatan. Mereka yang merasa puas sekedar mengikuti kuliah dari dosen, setelah lulus, akan mernperoleh upah yang terendah dan akan lebih sering kecewa dalam pekerjaannya. Abad ke 21 adalah abad revolusi ilmu pengetahuan, komunikasi dan tehnologi yang sangat dinamis. Dalam masyarakat yang menuju kepada masyarakat ilmu pengetahuan sekarang ini, kemampuan menambah ilmu dan tehnologi akan menjamin terbukanya kesempatan dan kemajuan tiada akhir.
RIWAYAT HIDUP PROF. DR. H. HARYONO SUYONO, MA
Haryono Suyono dilahirkan di Pacitan, Jawa Timur pada tanggal 6 Mei 1938. Semasa kecilnya, Haryono diasuh kedua orang tuanya, Bapak Alimoeso dan Ibu Padmirah Alimoeso. Ayahnya adalah seorang guru SD yang kemudian berpindah-pindah dari satu desa pegunungan ke desa pegunungan lainnya di kawasan kabupaten Pacitan. Karena itu, Haryono semasa kecilnya banyak diasuh oleh ibunya yang ulet, Ny. Padmirah, yang mendidik anak-anaknya kerja keras dengan membuka warung kecil keperluan sehari-hari bagi keluarga sekitarnya di rumahnya di Pucang sewu, Pacitan.
END