
I. Pendahuluan
Pada akhir Nopember 2006, ketika menutup Konperensi Nasional Pembangunan Manusia, Presiden Rl, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono, menyatakan bahwa kondisi dan pertumbuhan penduduk Indonesia sangat memprihatinkan. Penduduk Indonesia mempunyai pendidikan rendah dan tingkat kemiskinan yang tinggi. Pertumbuhan penduduk diperkirakan sudah meningkat kembali menjadi sekitar 1,3 persen atau lebih. Oleh karena itu Presiden menyerukan agar semua pihak segera mengambil langkah-langkah konkrit membangun penduduk dan merevitalisai program KB seperti masa lalu.
Untuk menanggapi ajakan tersebut, Yayasan Damandiri mengembangkan program untuk membangun penduduk melalui pemberdayaan keluarga dengan merangsang pembentukan forum silaturahmi dan informasi pada tingkat pedesaan dan pedukuhan. Forum tersebut dinamakan Pos Pemberdayaan Keluarga atau disingkat Posdaya.
Melalui forum tersebut berbagai anggota organisasi diundang membantu keluarga yang berada di sekitar Posdaya memahami fungsi dan perannya serta bergotong royong mengentaskan kemiskinan dan membangun keluarga sejahtera.
II. Pengertian, Maksud dan Tujuan Posdaya
Posdaya adalah forum komunikasi, silaturahmi, advokasi, penerangan dan pendidikan, sekaligus wadah kegiatan penguatan fungsi keluarga secara terpadu. Apabila memungkinkan Posdaya bisa dikembangkan sebagai wadah pelayanan keluarga secara terpadu, utamanya pelayanan kesehatan, pendidikan, wirausaha, dan pengembangan lingkungan yang memudahkan keluarga berkembang secara mandiri.
Upaya pemberdayaan yang ditawarkan dalam Posdaya diarahkan untuk mendukung penyegaran fungsi keluarga, yaitu keagamaan, budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi dan kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan. Pemenuhan fungsi-fungsi ini pada hakekatnya bermuara pada pemenuhan tujuan dan sasaran pembangunan abad milleneum (MDGs) yang ditetapkan sebagai program pembangunan di Indonesia.
Dalam Posdaya keluarga yang lebih mampu, kalau perlu dengan pendampingan petugas pemerintah atau organisasi masyarakat, membantu penguatan kemampuan keluarga yang kurang mampu.
Secara ringkas tujuan pembentukan Posdaya adalah:
a.Menyegarkan modal sosial seperti hidup gotong royong dalam masyarakat untuk membanlu pemberdayaan keluarga secara terpadu dan membangun keluarga
bahagia dan sejahtera.
b. Ikut memelihara lembaga sosial kemasyarakatan yang terkecil, yaitu
keluarga, yang dapat menjadi perekat masyarakat sehingga tercipta kehidupan yang rukun, damai dan memiliki dinamika tinggi.
c. Memberi kesempatan kepada setiap keluarga untuk memberi atau menerima pembaharuan yang dapat dipergunakan dalam proses pembangunan keluarga yang bahagia dan sejahtera.
III. Arah dan Substansi Materi Pemberdayaan
Pembentukan dan pengembangan Posdaya dilakukan oleh anggota atau organisasi masyarakat seperti PKK, organisasi sosial dan keagamaan seperti Pengurus Masjid, Panti Asuhan, lembaga lain atau perorangan. Pembentukan Posdaya bisa diprakarsai oleh lembaga pendidikan seperti SMA dengan melibatkan siswa yang dibimbing para guru. Posdaya dapat dikembangkan oleh Pemda dan seluruh aparatnya ditingkat kecamatan, desa, kelurahan, RW/RT, atau Banjar di Bali
Posdaya bisa juga merupakan perluasan Posyandu dengan cakupan keanggotaan keluarga yang lebih luas dan bidang pelayanan yang lebih banyak. Posdaya memberi dukungan pemberdayaan kepada keluarga dengan anak-anak dibawah usia 15 tahun, keluarga yang isterinya sedang mengandung, keluarga dengan remaja dibawah usia 25 tahun dan keluarga dengan anak dewasa. Posdaya juga dapat dibentuk dengan dukungan anggota keluarga yang berusia lanjut, baik sebagai forum silaturahmi maupun untuk memberi kesempatan para lansia membantu keluarga yang lebih muda.
Agar upaya pemberdayaan bisa dilakukan dengan baik, dilakukan pendataan dan pemetaan keluarga dengan cermat. Sesuai hasil pendataan ditentukan prioritas sasaran, utamanya keluarga kurang mampu yang mempunyai anak-anak dibawah usia 15 tahun.
Pemberdayaan dibidang kesehatan dan KB dimulai dengan penyuluhan hidup sehat, utamanya gizi, imunisasi, KB, perhatian pada ibu hamil dan melahirkan, ibu menyusui, pencegahan kematian bayi dan anak-anak, serta pencegahan penyakit menular seperti malaria, flu burung, demam berdarah, atau penyakit lain yang disebabkan virus HIV-AIDS, atau narkoba.
Dibidang pendidikan dilakukan pendataan dan upaya agar semua anak usia sekolah segera disekolahkan. Dikembangkan pendidikan anak usia dini dan pemberian rangsangan untuk tumbuh kembang. Diusahakan pembentukan kepribadian dan kepekaan sosial serta deteksi keterbelakangan mental dan kecacatan,.
Posdaya merangsang dan membantu keluarga bekerja dalam kegiatan ekonomi, wirausaha atau usaha koperasi melalui pengembangan kerjasama dalam usaha atau usaha bersama yang maju dan mandiri. Posdaya bisa juga mempermudah akses terhadap dana dan pemasaran.
Yayasan Dana Sejahtera Mandiri
Gedung GRANADI - lantai 11 / Lift bagian Selatan Jl. H.R. Rasuna Said Blok X Kav. 8-9 Kuningan
Jakarta 12950 - Indonesia
Telp. (62-21) 252 4981, 252 4984, 252 4985, 527 9606 Fax. (62-21)2524980
Selengkapnya PDF..