
Usaha mengatasi kemiskinan sampai saat ini masih merupakan prioritas program, salah satunya adalah meningkatkan kualitas sumber daya keluarga melalui peningkatan usaha kecil dan menengah. Diupayakan untuk meningkatkan kemampuan wirausaha melalui pembinaan usaha dan penyaluran kredit modal kerja. Yayasan Dana Sejahtera Mandiri (DAMANDIRI) adalah salah satu lembaga yang peduli akan hal tersebut di atas. Kredit PUNDI dan SUDARA merupakan salah satu program untuk bantuan modal pada usaha kecil dan menengah yang telah berjalan lebih dari 5 tahun.
Penelitian yang dilakukan untuk melihat sampai sejauh mana efek dari pemberian kredit tersebut ternyata hasilnya menunjukkan pemberian kredit tersebut membawa dampak positif peningkatan kesejahteraan penerima kredit (nasabah). Disamping itu penelitian juga dilakukan guna melihat bagaimana respons nasabah terhadap kelompok variabel keberhasilan usaha, prosedur perolehan kredit, empati/kinerja bank, jaminan dan kompensasi, kemudahan/sarana. Dikaji juga bagaimana gap/kesenjangan antara kenyataan dan harapan nasabah serta faktor-faktor yang mempengaruhi untuk berbagai bank/penyalur.
Oleh:
Prof DR Haryono Suyono
Sugito Suwito MA
Sri Budianti Sukmadi,MS
Sukmadi, MS
COVER
Kata Sambutan Pimpinan Yayasan Damandiri
Kata Pengantar Ketua INSTAT
Abstraksi
Bab I. Pendahuluan
1.1. Umum
Usaha mengatasi kemiskinan sampai saat ini masih merupakan prioritas program bahkan lebih digalakkan dengan terlihat adanya bantuan secara langsung padaberbagai bidang seperti kesehatan dan pendidikan, Di samping itu untuk meningkalkan kualitas sumber daya keluarga, dikembangkan juga upaya untuk meningkatkan usaha kecil dan menengah. Diupayakan untuk meningkatkan kemampuan wirausaha melalui pembinaan usaha dan penyaluran kredit modal kerja.
1.2 Keberhasilan Program dan Permasalahan
Tujuan
Cakupan Survei
Metode Sampling
Organisasi Lapangan
Sistimatika Penuhsan
Bab II. Landasan Analisis
Identifikasi Permasalahan
Dalam analisis akan dikaji berbagai taktor yang mempengaruhi realisasi pemberian krcdit pada nasabah serta harapan dari nasabah mengenai berbagai variabel dari pelaksanaan pemberian kredit. Sebagai acuan dari penentuan vaiiabcl adalah hasil survei terdahulu yang tclah dilakukan di Jawa Tengah yaitu pemberian kredit Pundi melalui BPR Nusamba yang dilaksanakan pada tabun 2002' dan melalui RPD Jawa Tengah yang dilaksanakan tabun 20032 dan pemberian kredit SUDARA mclalui BUKLOPIN Cabang Semarang dan Surakarta yang dilaksanakan tahun 2003
Kerangka Pikir
Variabel yang Dicakup
Bab III. Metode Analisis
3.1.Umum
Metode analisis yang akan digunakan adalah metode analisis statistik dengan 3 kategori,
a. Analisis kepuasan nasabah, detigan menghitung tingkat kinerja yang dihasilkan dan tingkat harapannya serta melihat gap/kesenjangan di antara ke duanya, Dalam analisis kepuasan variabel-variabcl dikelompokkan menjadi 5 kelompok variabel sebagai berikut:
1) Keberhasilanusaha
2) Respons terhadap perolehan kredit
3) Empati/kinerja
4) Jaminan dan kompensasi
5) Kcmudahan/sarana
Uji Validitas dan Reliabilitas
Analisis kepuasan Nasabah
Analisis Ragam
Analisis Komponen Utama (Principal Componenf) dan Analisis Faktor
Bab IV. Analisis
4.1.Pendahuluan
Kepuasan nasabah terhadap perolehan kredit PLJNDI dan SUDARA serta faktor-faktor yang menyebabkan keberhasilan program kredit PUNDI dan SUDARA di Jawa Tengah 2005 dianalisis melalui 3 kajian yaitu bagaimana kepuasan nasabah tcrhadap kredit yang diterima, apakah ada perbedaan antar program bantuan, dan faktor-faktor yang menyebabkan keberhasilan program.
Uji Validitas
Uji Reliabilitas
Profil Usaha dan Penilaian Kepuasan
Analisis Kuadran
Perbedaan Antar Jenis Kredit/Bank
Analisis Faktor
Bab V. Kesimpulan dan Saran
5.1 Kesimpulan
1. Besar kredit diterima apabila dibandingkan antar bank berkisar antara Rp. 2,76 juta sampai dengan Rp. 14,69 juta per nasabah untuk nasabah PUNDI dan berkisar antara Rp. 3,54 juta dan Rp, 6,00 juta untuk nasabah SUDARA.
5.2. Saran
DaftarPustaka
Lampiran
Lampiran 1: Konsep Defmisi
Lampiran 2: Tabel-tabel
Lampiran 3: Kuesioner
Lampiran 4: Tim Pelaksana Lapangan