ISOLASI DAN KARAKTERISASI FRAGMEN cDNA DARI GEN PENYANDI METALLOTHIONEIN DARI KEDELAI KULTIVAR SLAMET
Tanggal: 20 Nov 2008
Laporan: Yassier Anwar
 
Metallothionein (MT) memiliki kemampuan untuk mengikat ion logam. Oleh karena itu, MT mempunyai peranan yang penting dalam mendetoksifikasi ion logam, termasuk aluminium (Al). Protein ini mempunyai berat molekul yang rendah dan mengandung banyak asam amino sistein. Penelitian ini tujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi fragmen cDNA dari gen yang menyandikan MT tipe 2 dari kedelai kultivar Slamet (GmMt2). Isolasi fragmen cDNA Mt2 Glycine max L. (GmMt2), diawali dengan isolasi RNA total. Dengan transkripsi balik, cDNA total berhasil disintesis dari RNA total sebagai cetakan. Dengan PCR, fragmen cDNA GmMt2 telah berhasil diisolasi dengan menggunakan cDNA total sebagai cetakan dan primer spesifik Mt2 yang dirancang dari Arabidopsis thaliana (AtMt2) (Acc. EM_PL:AY037263). Fragmen GmMt2 berhasil disisipkan ke dalam plasmid pGEM-T Easy, kemudian plasmid rekombinan ini diintroduksikan ke dalam Escherichia coli DH5_.

Oleh
Yassier Anwar
SEKOLAH PASCASARJANA
IPB BOGOR
2008
HP 08984106289

ABSTRAK

PENDAHULUAN

Latar Belakang
Metallothionein merupakan protein yang memiliki kemampuan mengikat dan mengkoordinasi atom-atom logam, mengandung banyak asam amino sistein, dan memiliki berat molekul yang rendah (4-8 kDa). MT telah ditemukan pada berbagai macam organisme termasuk tanaman, mamalia, cendawan dan beberapa spesies dari prokariot (Valle 1991; Cobbet & Goldsbrough 2002; Coyle et al. 2002).
Tujuan Penelitian

TINJAUAN PUSTAKA

Struktur dan Klasifikasi Metallothionein
Metallothionein pertama kali ditemukan pada tahun 1957 sebagai protein yang
mengandung banyak sulfur dan mengikat cadmium (Cd) dari ginjal kuda (Vallee 1991), dan menunjukkan hubungan yang erat dengan beberapa ion logam lainnya seperti zink (Zn) dan cupper (Cu) (Kagi & Kojima 1987). Sejak itu, MT telah diidentifikasi hampir pada berbagai organisme yang berbeda termasuk tanaman, mamalia, fungi bahkan pada beberapa prokariot (Vallee 1991; Cobbett & Goldsbrough 2002; Coyle et al. 2002).
Metallothionein pada Tanaman
Metallothionein dan Detoksifikasi Logam
Peranan Metallothionein dalam Berbagai Mekanisme Seluler
Metallothionein pada Organisme Lain

BAHAN DAN METODE

Waktu dan Tempat
Penelitian ini dilaksanakan dari bulan September 2007 sampai dengan bulan April 2008. Penelitian dilakukan di Laboratorium Biologi Molekuler Seluler Tanaman, dan Laboratorium BIORIN (Biotechnology Research Indonesian-The Netherlands), Pusat Penelitian Sumberdaya Hayati dan Bioteknologi (PPSHB) IPB.
Bahan Penelitian
Metode Penelitian
Isolasi RNA total
Sintesis cDNA total
Isolasi putatif fragmen Mt2
Pengklonan fragmen putatif Mt2
Seleksi E. coli yang mengandung vektor rekombinan
Isolasi plasmid E. coli DH5á transforman rekombinan
Analisis cDNA sisipan
Pengurutan dan analisis sekuen fragmen GmMt2

HASIL DAN PEMBAHASAN

Isolasi RNA Total
RNA total dari ujung akar G. max kultivar Slamet telah berhasil diisolasi. Kuantifikasi RNA total dengan spektrofotometer menunjukkan bahwa rendemen isolasi RNA total adalah 187 µg tiap g bahan tanaman. Jumlah ini menunjukkan rendemen isolasi RNA yang cukup tinggi dan optimal. Pengujian kemurnian RNA total dilakukan dengan membandingkan nilai OD260 dan OD280. Rasio OD260/OD280 dari RNA total pada penelitian ini adalah 1.88 (Tabel 2) yang menunjukkan bahwa RNA total yang diisolasi mempunyai kemurnian yang tinggi yang tidak terkontaminasi oleh protein (Farrel 1993).
Sintesis cDNA Total
Isolasi cDNA Mt2 melalui PCR
Pengklonan Fragmen GmMt2 ke dalam Plasmid pGEM®-T Easy
Analisis Fragmen GmMt2
Analisis Domain Fragmen GmMt2

SIMPULAN DAN SARAN

Simpulan
cDNA utuh (246 pb) Mt2 dari G. max (GmMt2) telah berhasil diisolasi. GmMt2 ini mempunyai urutan nukleotida yang sama dengan AtMt2A dari A. thaliana. Motif urutan asam amino Cys dari GmMT2 terdiri dari Cys-Cys (residu 3-4), Cys-X-Cys (8-10, 14-16, 67-69, 73-75, 78-80) dan Cys-X-X-Cys (20-23). GmMT2 diduga memiliki peranan yang sama dengan AtMT2A yaitu mengikat dan mendetoksifikasi unsur logam dan membatasi kerusakan akibat oksidatif pada tanaman.
Saran

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN


DAFTAR TABEL
1. Klasifikasi MT kedalam famili dan subfamili
2. Hasil Isolasi RNA Total

DAFTAR GAMBAR
1. Model struktur pengikatan logam oleh PsMTA
2. Vektor pengklonan pGEM® –T Easy
3. Tahapan isolasi, pengklonan dan karakterisasi fragmen GmMt2 dari kedelai kultivar Slamet.
4. RNA total dari ujung akar
5. cDNA aktin hasil PCR menggunakan cDNA total dari ujung akar sebagai cetakan
6. Fragmen GmMt2 hasil PCR menggunakan cDNA total dari ujung akar sebagai cetakan…

7. Seleksi biru putih koloni E.coli DH5á yang ditransformasi dengan DNA plasmid pGEM®–T Easy dan GmMt2 pada media seleksi yang mengandung ampisilin, IPTG dan X-gal
8. Hasil PCR terhadap koloni putih sebagai cetakan
9. Hasil pemotongan plasmid dengan enzim restriksi
10. Urutan basa fragmen GmMt2 dan deduksi asam aminonya
11. Posisi GmMt2 di dalam MCS dari pGEM®–T Easy
12. Urutan ORF dan motif asam amino Cys
13. Peta restriksi yang terdapat pada fragmen GmMt2
14. Filogenetik berdasarkan urutan nukleotida Mt2 dari berbagai spesies
15. Filogenetik berdasarkan urutan asam amino MT2 dari berbagai spesies
16. Posisi fragmen GmMT2 pada MT tanaman famili ke-15 berdasarkan analisis kesejajaran urutan asam amino
17. Profil domain yang terdapat pada fragmen GmMT2

DAFTAR LAMPIRAN
Hasil pengurutan nukleotida dengan primer T7
Hasil analisis penyejajaran fragmen GmMt2 dengan gen pada data GenBank menggunakan program BLAST
Hasil analisis penyejajaran urutan asam amino fragmen GmMT2 dengan protein pada data GenBank menggunakan program BLAST
 
 
   
 
>> ANALISIS WILAYAH PERAIRAN TELUK PELABUHAN RATU UNTUK KAWASAN BUDIDAYA PERIKANAN SISTEM KERAMBA JARING APUNG
>> PENGARUH IMPLEMENTASI TOTAL OUALITY MANAGEMENT (TQM) TERHADAP BUDAYA KUALITAS (Studi Pada PT. Hari Terang Industry - Surabaya)
>> KAJIAN KLOROFIL-A DAN NUTRIEN SERTA INTERELASINYA DENGAN DINAMIKA MASSA AIR Dl PERAIRAN BARAT SUMATERA DAN SELATAN JAWA - SUMBAWA
>> KAJIAN EKOLOGIS DAN BIOLOGI UNTUK PENGEMBANGAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii) DI KECAMATAN KUPANG BARAT KABUPATEN KUPANG PROPINSI NUSA TENGGARA TIMUR
>> KAJIAN KETERKAITAN ANTARA KEMANTAPAN CADANGAN OKSIGEN DENGAN BEBAN MASUKAN BAHAN ORGANIK DI WADUK IR. H. JUANDA PURWAKARTA, JAWA BARAT
>> ANTIGEN EKSKRETORI/SEKRETORI STADIUM L3 Ascaridia galli SEBAGAI PEMICU PEMBENTUKAN IMUNOGLOBOLIN YOLK (IgY) PADA AYAM PETELUR
>> PEMANFAATAN IKAN KAKAP MERAH (Lutjanus sp.) DENGAN BUBU DI PERAIRAN MEMPAWAH HILIR, KABUPATEN PONTIANAK
>> PURIFIKASI DAN KARAKTERISASI PROTEASE DARI EKSKRETORI/SEKRETORI STADIUM L3 Ascaridia galli DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTAHANAN DAN GAMBARAN HISTOPATOLOGI USUS HALUS AYAM PETELUR
>> PENGARUH KEMAMPUAN PEMBELAJARAN ORGANISASI TERHADAP KOMPETENSI, TINGKAT DIVERSIFIKASI DAN KINERJA PERGURUAN TINGGI SWASTA DI SUMATERA UTARA
>> PERBAIKAN KAMPUNG KOMPREHENSIF DAN DAMPAKNYA TERHADAP KESEJAHTERAAN SOSIAL SERTA KEMANDIRIAN MASYARAKAT MISKIN KAMPUNG KUMUH DI KOTA SURABAYA
>> PERBEDAAN BUDAYA DAN ADAPTASI ANTAR BUDAYA DALAM RELASI KEMITRAAN INTI-PLASMA (Studi tentang Komunikasi Antar Budaya: Kasus Kemitraan antara Perusahaan Inti dan Petani Plasma di Perusahaan Teh PT Pagilaran)
>> CIRCULAR MIGRATION OF FEMALE WORKERS TO ABROAD: A STUDY ON MIGRATION DECISION MAKING PROCESSES BY FEMALE FROM EAST JAVA VILLAGES
>> PENGARUH ECONOMIC CONTENT, RESOURCE CONTENT DAN SOCIAL CONTENT TERHADAP KEPERCAYAAN, KEPUASAN, DAN KOMITMEN SERTA RELATIONSHIP INTENTION DEBITUR BANK SUMUT DI SUMATERA UTARA
>> DIMENSI TEGAKAN DAN PENGARUH PEUBAH TEMPAT TUMBUH TERHADAP PRODUKSI DAMAR MATA KUCING (Shorea javanica K. et. V.) DI KRUI LAMPUNG BARAT
>> EFEK PENCEMARAN PERAIRAN SUNGAI KAMPAR DI PROVINSI RIAU TERHADAP IKAN BAUNG (Hemibagrus nemurus)
  
 
 




Home | Profil | Kontak Kami | Buku Tamu
Redaksi Damandiri : redaksi@damandiri.or.id
Copyright © 2003 Damandiri.or.id
designed by Gemari Online
Streaming Radio DFM Jakarta

Gemari Online