
Penelitian ini dilatarbelakangi pengembangan silabus dan penilaian hasil belajar siswa. Pentingnya silabus merupakan esensi dari kurikulum. Tujuan umum penelitian ini untuk memperoleh gambaran mengenai implementasi kurikulum di SMA Negeri 1 Klaten. Sedangkan tujuan khusus penelitian ini untuk mendeskripsikan tentang aspek-aspek pengembangan silabus dan aspek-aspek penilaian hasil belajar matematika di SMA Negeri 1 Klaten. Pendekatan penelitian menggunakan etnografi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah dan guru SMA Negeri 1 Klaten yang diwakili oleh beberapa guru. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara mendalam serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan trianggulasi.
Oleh :
EKO TUNGGAL BASUKI
MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2008
COVER
ABSTRAK
KATA PENGANTAR
BAB I PENDAHULUAN
A.Latar Belakang Masalah
Pendidikan nasional yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mengemban fungsi tersebut pemerintah menyelenggarakan suatu sistem pendidikan nasional sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
B. Fokus dan Pertanyaan Penelitian
C. Tujuan Penelitian
D. Manfaat Penelitian
BAB II KAJIAN TEORI DAN KERANGKA BERPIKIR
A. Kajian Teori
1. Kurikulum
Adanya kebijakan tersebut mengimplikasikan bahwa kurikulum tidak lagi disusun oleh pemerintah sebagaimana yang terjadi pada penyusunan kurikulum terdahulu (Kurikulum 1968, Kurikulum 1975, Kurikulum 1984, Kurikulum 1999, dan KBK yang baru dipilotingkan dan disosialisasikan), akan tetapi kurikulum dibuat oleh masing-masing satuan pendidikan yang sekarang dikenal dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) (Asep Herry Hernawan dan Rudi Susilana, 2008. “Konsep Dasar Kurikulum”. www.upi.ac.id. )
2. Silabus
3. Pendekatan Penilaian
B. Penelitian Terdahulu
C. Kerangka Berpikir
BAB III METODE PENELITIAN
A. Tempat dan Waktu Penelitian
Jenis penelitian ini merupakan penelitian diskriptitf kualitatif yaitu penelitian tentang data yang dikumpulkan dan dinyatakan dalam bentuk kata-kata dan gambar, kata-kata disusun dalam kalimat, misalnya kalimat hasil wawancara antara peneliti dan informan. Penelitian kualitatif mempunyai lima macam karakter, yaitu : 1) Peneliti sebagai instrumen utama langsung mendatangi sumber data, 2) Data yang kumpulkan cenderung berbentuk kata-kata dari pada angka-angka, 3) Peneliti lebih menekankan proses, bukan semata-mata pada hasil, 4) Peneliti melakukan analisis induktif cenderung mengungkapkan makna dari keadaan yang diamati, 5) Kedekatan peneliti dengan responden sangat penting dalam penelitian.
B. Jenis dan Pendekatan Penelitian
C. Subjek Penelitian
D. Objek Penelitian
E. Metode Pengumpulan Data
F. Teknik Analisis Data
G. Keabsahan Data
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
Hasil penelitian tentang pengembangan silabus dan penilaian hasil belajar matematika di SMA Negeri 1 Klaten dapat disampaikan berikut.
Aspek-aspek pengembangan silabus di SMA Negeri 1 Klaten, menurut kepala sekolah, Drs. Lasa, antara lain mencakup ilmiah, sistematis, konsisten, relevan, memadai, aktual dan kontekstual, fleksibel, dan menyeluruh (Hasil Wawancara, Senin, 31 Desember 2007, pukul 07.30 WIB).
B. Pembahasan Hasil Penelitian
BAB V KSEIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Hasil penelitian dan pembahasan tentang pengembangan silabus dan penilaian hasil belajar matematika di SMA Negeri 1 Klaten dapat disimpulkan bahwa
1. Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber/bahan/alat belajar Pengembngan silabus didasarkan atas ilmiah, relevan, memadai, aktual dan kontekstual, fleksibel, dan menyeluruh. Namun, ada beberapa kendala, antara lian: dari guru mengalami kendala berupa belum sepakatnya materi yang dijadikan bahan pengembangan, indikatornya terbatas. Kendala dari sekolah berupa terbatasnya alokasi dana untuk pengembangan silabus. Kendala dari peneliti berupa pembagian waktu antara materi yang sudah ada dengan pengembangan. Kendala sarana berupa terbatasnya alat peraga matematika. Kendala wawasan berupa masih terbatasnya referensi tentang pengembangan silabus matematika SMA
B. Implikasi
C. Saran
Daftar Pustaka
LAMPIRAN