
Penelitian yang berjudul Strategi Peningkatan Motivasi Kerja Aparatur dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Studi Kasus di Kecamatan Singkawang Tengah ini meneliti tentang bagaimana strategi peningkatan motivasi kerja pegawai dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kecamatan Singkawang Tengah Pemerintah Kota Singkawang.
Dengan menggunakan teknik dan alat pengumpul data melalui wawancara dan observasi memperoleh hasil bahwa strategi yang dipergunakan oleh Camat Singkawang Tengah dalam memotivasi pegawai adalah dengan partisipasi, komunikasi, pengakuan, pendelegasian wewenang, dan perhatian timbal balik. Kenyataannya di lapangan, strategi yang diterapkan masih belum dapat meningkatkan motivasi kerja pegawai. Keadaan ini disebabkan karena strategi yang diterapkan belum maksimal dan menyeluruh kepada seluruh pegawai. Hal ini berdasarkan data dan fakta yang ditemui di lokasi penelitian. Untuk itu sebagai pimpinan organisasi di Kecamatan, camat hendaknya dapat menerapkan pendekatan-pendekatan yang disederhanakan, metode-metode, serta model dari motivasi secara maksimal. Strategi ini dilakukan karena setiap pegawai tidak bisa menerima beberapa model yang diterapkan. Pelaksanaan strategi ini, dengan tidak mengabaikan faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi kerja pegawai di Kecamatan Singkawang Tengah.
Oleh
H A K I M I
PROGRAM MAGISTER ILMU SOSIAL
UNIVERSITAS TANJUNGPURA
PONTIANAK
2007
Kata Pengantar
Abstrak
BAB I PENDAHULUAN
Latar Belakang
Penyelenggaraan pemerintahan kecamatan memerlukan adanya seorang pemimpin yang selalu mampu untuk menggerakkan bawahannya agar dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya untuk berpartisipasi dalam kegiatan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan secara berdayaguna dan berhasil guna. Keberhasilan pembangunan akan terlihat dari tingginya produktivitas, penduduk makmur dan sejahtera secara merata (Budiman, 1995 : 4). Kondisi seperti ini tentunya tidak terlepas dari peranan sumber daya manusia (Rachbini, 2002:198). Pendapat seperti tersebut di atas sejalan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 Tentang Pokok-Pokok Kepegawaian sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 yang dalam penjelasannya menyatakan bahwa kelancaran penyelenggaraan tugas pemerintahan dan pembangunan nasional sangat tergantung pada kesempurnaan aparatur negara khususnya pegawai negeri.
Ruang Lingkup Masalah
Perumusan Masalah
Tinjauan Pustaka
Aspek-Aspek Penelitian
Tujuan Penelitian
Kegunaan Penelitian
Metode Penelitian
Jenis Penelitian
Lokasi Penelitian
Penentuan Informan
Proses Pengumpulan Data
Analisis Data
BAB II GAMBARAN UMUM KECAMATAN SINGKAWANG TENGAH.
Keadaan Geografi
Kecamatan Singkawang Tengah termasuk ke dalam Pemerintah Kota Singkawang Propinsi Kalimantan Barat, yang terbentuk seiring dengan pembentukan daerah otonom baru Kota Singkawang dan diperkuat dengan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2003 tentang Pembentukan dan Perubahan Nama Kecamatan di Kota Singkawang. Kecamatan Singkawang Tengah wilayahnya merupakan hamparan, berbukit serta pesisir pantai. Kecamatan Singkawang Tengah mempunyai batas-batas wilayah administrasi antara lain:
Sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Singkawang Utara
Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Singkawang Timur
Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Singkawang Timur
Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Singkawang Barat
Keadaan demografi
Keadaan sosial budaya
Pendidikan
Kesehatan
Agama
Pemerintahan
Kewenangan, Tugas Pokok dan Struktur Organisasi.
I. Sarana dan prasarana penunjang kerja
BAB III MOTIVASI DAN KINERJA APARATUR
Pelaksanaan Tugas Aparatur di Kecamatan Singkawang Tengah
Pelaksanaan tugas aparatur di Kecamatan Singkawang Tengah, berdasarkan hasil pengamatan di lapangan dan wawancara secara mendalam dengan camat dan perangkat kecamatan dapat dipaparkan bahwa pelaksanaan tugas di Kecamatan Singkawang Tengah masih dirasakan kurang baik dan perlu ditingkatkan. Penyelenggaraan pelayanan publik yang dilakukan oleh aparatur pemerintah Kecamatan Singkawang Tengah dalam berbagai sektor pelayanan terutama menyangkut pemenuhan hak-hak sipil dan kebutuhan dasar masyarakat (seperti pelayanan KK, KTP, UUG, IMB, Akta Kelahiran dan sebagainya) masih belum seperti yang diharapkan
Motivasi kerja aparatur
Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi kerja aparatur
BAB IV STRATEGI PENINGKATAN MOTIVASI KERJA APARATUR DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN
Pendekatan Motivasi
Strategi dapat diartikan secara sederhana sebagai apa yang akan dilakukan oleh sebuah organisasi. Adapun ciri-ciri strategi menurut Stoner dan Sirait (1996:140) adalah mempunyai :
Wawasan waktu, meliputi cakrawala waktu yang jauh ke depan, yaitu waktu yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan tersebut dan juga waktu yang diperlukan untuk mengamati dampaknya.
Dampak. Walaupun hasil akhir dengan mengikuti suatu strategi tertentu tidak langsung terlihat untuk jangka waktu yang lama dampak akhir akan sangat berarti.
Pemusatan upaya. Sebuah strategi yang efektif biasanya mengharuskan pemusatan kegiatan, upaya atau perhatian terhadap rentang sasaran yang sempit.
Pola Keputusan. Kebanyakan strategi mensyaratkan bahwa sederatan keputusan tertentu harus diambil sepanjang waktu. Keputusan-keputusan tersebut harus saling menunjang artinya mereka mengikuti suatu pola yang konsisten.
Peresapan. Sebuah strategi mencakup suatu spektrum kegiatan yang luas mulai dari proses alokasi sumber daya sampai dengan kegiatan operasi harian. Selain itu adanya konsistensi sepanjang waktu dalam kegiatan-kegiatan ini mengharuskan semua tingkatan organisasi bertindak, secara naluri dengan cara-cara yang akan memperkuat strategi.
Metode Motivasi
Model Motivasi
Keahlian Kepemimpinan dalam motivasi kerja
BAB V PENUTUP
Kesimpulan
Berdasarkan uraian tersebut di atas, maka dapat diambil beberapa kesimpulan dalam penelitian ini sebagai berikut :
Pelaksanaan tugas aparatur di Kecamatan Singkawang Tengah masih belum optimal, hal ini didukung dengan data, fakta, dan fenomena yang mengindikasikan bahwa pelaksanaan program dan kegiatan khususnya yang berkaitan dengan belanja publik kecamatan masih belum optimal.
Saran
Daftar Pustaka
Lampiran I