
Penelitian ini dilatarbelakangi pengambilan keputusan kepala sekolah merupakan faktor yang mempengaruhi dalam pengambilan keputusan dan pencapaian tujuan pendidikan sekolah, sehingga apabila pengambilan keputusan kepala sekolah baik maka kemajuan sekolah akan tercapai. Tujuan umum penelitian ingin mendeskripsikan pola pengambilan keputusan kepala sekolah. Sedangkan tujuan khususnya ingin mendeskripsikan pola pengambilan keputusan tentang input, proses, dan output dalam sistem pendidikan.
Pendekatan penelitian menggunakan etnografi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah dan guru. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara mendalam serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif.
Oleh :
PRIYANTA
MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2008
COVER
ABSTRAK
KATA PENGANTAR
BAB I PENDAHULUAN
A.Latar Belakang Masalah
Penyelenggarakan pendidikan secara baik, tertata dan sistimatis hingga proses yang terjadi didalamnya dapat menjadi suatu sumbangan besar bagi kehidupan sosial masyarakat. Dalam hal ini sekolah sebagai suatu institusi yang melaksanakan proses pendidikan dalam tataran mikro menempati posisi penting, karena di lembaga inilah setiap anggota masyarakat dapat mengikuti proses pendidikan dengan tujuan mempersiapkan mereka dengan berbagai ilmu dan keterampilan agar lebih mampu berperan dalam kehidupan masyarakat. Kedudukan sekolah sangat penting dalam kehidupan masyarakat pada dasarnya tidak terlepas dari fungsi sekolah sebagai lembaga pendidikan bagi masyarakat memiliki peran penting dan menentukan dalam perkembangan masyarakat
B. Fokus dan Pertanyaan Penelitian
C. Tujuan Penelitian
D. Manfaat Penelitian
BAB II KAJIAN TEORI
A. Kajian Teori
Sekolah sebagai sistem, artinya semua elemen atau unsure yang ada di sekolah sebagai satu kesatuan yang utuh, tidak terpisahkan satu dengan yang lain, seperti siswa, guru, kepala sekolah, gedung, alat peraga, dan perangkat pembelajaran, dan sebagainya.
1. Sekolah Sebagai Sistem
2. Tugas Pokok dan Fungsi Kepala Sekolah
3. Pola Pengambilan Keputusan Kepala Sekolah
4. Kepala Sekolah sebagai Pengambil Keputusan
B. Tinjauan Penelitian Terdahulu
BAB III METODE PENELITIAN
A. Jenis dan Pendekatan Penelitian
Jenis penelitian ini merupakan penelitian diskriptitf kualitatif yaitu penelitian tentang data yang dikumpulkan dan dinyatakan dalam bentuk kata-kata dan gambar, kata-kata disusun dalam kalimat, misalnya kalimat hasil wawancara antara peneliti dan informan. Penelitian kualitatif bertolak dari filsafat konstruktivisme yang berasumsi bahwa kenyataan itu berdimensi jamak, interaktif dan suatu pertukaran pengalaman sosial yang diinterpretasikan oleh individu-individu. Penelitian kualitatif ditujukan untuk memahami fenomena-fenomena sosial dari sudut perspektif partisipan. Partisipan adalah orang-orang yang diajak berwawancara, diobservasi, diminta memberikan data, pendapat, pemikiran, persepsinya (Sukmadinata, 2006: 94).
B.Tempat dan Waktu Penelitian
C. Subjek Penelitian
D. Objek Penelitian
E. Metode Pengumpulan Data
F. Teknik Analisis Data
G. Keabsahan Data
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A.Hasil Penelitian
Telah banyak usaha peningkatan mutu pendidikan di tingkat pendidikan dasar tetapi hasilnya tidak begitu menggembirakan. Dari berbagai studi dan pengamatan langsung di lapangan, hasil analisis menunjukkan bahwa paling tidak ada tiga faktor yang menyebabkan mutu pendidikan tidak mengalami peningkatan secara merata.
Hasil wawancara dengan Drs. Wariso, kepala SMP Negeri 2 Cawas Klaten (Rabu, 2 Januari 2008), mengemukakan bahwa
B. Pembahasan
BAB V KSEIMPULAN DAN SARAN
A.Kesimpulan
Beradasarkan hasil penelitian dan pembahasan tentang pola pengambilan keputusan kepala sekolah di SMP Negeri 2 Cawas Kabupaten Klaten dapat disimpulkan sebagai berikut
1. Pengambilan keputusan kepala sekolah tentang tentang input cukup dan berpengaruh secara positif dalam pelaksanaan kinerja di SMP Negeri 2 Cawas, misalnya pengambilan keputusan tentang penerimaan siswa baru, kepala sekolah membentuk panitia/ petugas, memusyawarahkan ketentuan syarat-syarat pendaftaran hingga pelaksanaan masa orientasi sekolah (MOS).
B. Implikasi
C. Saran
Daftar Pustaka
LAMPIRAN
LAMPIRAN 1-2-3-4-