
Penelitian ini dilatarbelakangi tugas guru adalah membantu siswa mencapai tujuannya, maka perlu motivasi dan iklim komunikasi kelas. Tujuan umum penelitian ini adalah ingin mendeskripsikan motivasi, iklim komunikasi dalam kelas, dan hasil belajar peserta didik. Sedangkan tujuan khusus yang hendak dicapai dalam penulisan makalah ini adalah ingin mendeskripsikan kontribusi motivasi dan iklim komuniksi kelas terhadap mutu hasil belajar kimia pada peserta didik SMA Negeri 1 Jogonalan Klaten
Populasi sebanyak 450 siswa, untuk try out sebanyak 30 siswa, dan sampel sebanyak 210 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan angket yaitu motivasi (X1), iklim komunikasi kelas (X2), dan hasil belajar kimia (Y). Uji instrumen validitas menggunakan rumus Spearman Brown dan reliabilitas menggunakan rumus Alpha dari Cronbach, dan memenuhi syarat valid dan reliabel. Uji hipotesis menggunakan rumus normalitas, linieritas, Multicollinearity, regresi linier berganda, uji F, dan uji t.
Oleh :
SRI SUPENI KAPTI
MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2008
COVER
ABSTRAK
KATA PENGANTAR
BAB I PENDAHULUAN
A.Latar Belakang Masalah
Sekolah sering dijadikan tumpuan utama masyarakat dalam menilai berhasil tidaknya pendidikan. Keberhasilan atau prestasi belajar siswa hanya sering dilihat sebagai kesuksesan dan keunggulan pihak sekolah semata. Sebaliknya, kegagalan atau rendahnya kualitas siswa sering dilihat sebagai ketidakmampuan pihak Sekolah menyelenggarakan proses pendidikan. Dengan kata lain masyarakat banyak beranggapan bahwa sekolah adalah “couse prima” kualitas pendidikan.
B. Identifikasi Masalah
C. Pembatasan Masalah
D. Rumusan Masalah
E. Tujuan Penelitian
F. Manfaat Penelitian
BAB II KAJIAN TEORI DAN KERANGKA BERPIKIR
A. Kajian Teori
1. Hasil Belajar
UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bab I, Pasal 1, ayat 4, disebutkan bahwa peserta didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu.
Lebih lanjut, Bab IV, Bagian Kesatu, Pasal 5 menyebutkan bahwa (1) Setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu; (2) Warga negara yang memiliki kelainan fisik, emosional, mental, intelektual, dan/atau sosial berhak memperoleh pendidikan khusus; (3) Warga negara di daerah terpencil atau terbelakang serta masyarakat adat yang terpencil berhak memperoleh pendidikan layanan khusus; (4) Warga negara yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa berhak memperoleh pendidikan khusus; (5) Setiap warga negara berhak mendapat kesempatan meningkatkan pendidikan sepanjang hayat. Pasal 6, menyebutkan bahwa (1) Setiap warga negara yang berusia tujuh sampai dengan lima belas tahun wajib mengikuti pendidikan dasar; (2) Setiap warga negara bertanggung jawab terhadap keberlangsungan penyelenggaraan pendidikan
2. Motivasi
3. Iklim Komunikasi
B. Penelitian Terdahulu
C. Kerangka Berpikir
D. Perumusan Hipotesis
BAB III METODE PENELITIAN
A. Jenis dan Pendekatan Penelitian
Jenis penelitian ini merupakan penelitian diskriptitf kuantitatif yaitu penelitian tentang data yang dikumpulkan dan dinyatakan dalam bentuk angka-angka, meskipun juga berupa data kualitatif sebagai pendukungnya, seperti kata-kata atau kalimat yang tersusun dalam angket, kalimat hasil konsultasi atau wawancara antara peneliti dan informan.
B.Tempat dan Waktu Penelitian
C. Populasi, Sampel dan Sampling
D. Metode Pengumpulan Data
E. Definisi Operasional Variabel Penelitian
F. Instrumen Penelitian
G. Teknik Analisis Data
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A.Hasil Penelitian
Diskripsi hasil penelitian ini didasarkan pada skor dari kuesioner yang digunakan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan iklim komunikasi terhadap hasil belajar kimia SMA Negeri 1 Jogonalan Kabupaten Klaten.
Hal ini ditampilkan dalam bentuk skor rata-rata/mean, median, modus, simpangan baku/standar deviasi, nilai terendah/minimum, dan nilai tertinggi/maximum.
B. Pembahasan
BAB V KSEIMPULAN DAN SARAN
A.Kesimpulan
Berdasarkan penelitian tentang motivasi dan iklim komunikasi kelas berdampak terhadap hasil belajar kimia pada peserta didik SMA Negeri 1 Jogonalan Klaten dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:
Ada kontribusi yang signifikan antara motivasi belajar dan iklim komunikasi kelas secara bersama-sama terhadap hasil belajar kimia SMA Negeri 1 Jogonalan Kabupaten Klaten dengan probabilitas sebesar 0,000 < 0,01. Hasil analisis menunjukkan nilai R2 adalah 0,483 berarti variabel yang dipilih pada variabel independen (motivasi belajar dan iklim komunikasi kelas) dapat menerangkan variasi variabel dependen (hasil belajar kimia) dengan kontribusi 48,3%, sedangkan sisanya 51,7% diterangkan oleh variabel lain. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut
Y= 25,813 + 0,373 X1 + 0,305 X2.
B. Implikasi
C. Saran
Daftar Pustaka
LAMPIRAN
LAMPIRAN 1
LAMPIRAN 2
LAMPIRAN 3
LAMPIRAN 4